Banneratas_Med&inf
Bannerbatas1
Bannerbatas1

Waspada Air Tak Layak

Selasa, 14 Juni 2011 , 08:22:00

SENDAWAR – Pertanyaan masyarakat tentang kelayakan air minum isi ulang yang beredar di Kutai Barat (Kubar) sampai juga ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Barat. Kepala Dinkes melalui Kasi Penyehatan Lingkungan Misdi menyebutkan, keraguan masyarakat sangat beralasan. Pasalnya, hanya 57 persen Depo Air Minum (DAM) yang mengantongi Sertifikat Laik Sehat.

Data yang dimiliki Dinkes Kubar menyebutkan, dari 59 DAM yang terdaftar di 12 kecamatan, hanya 34 di antaranya yang bersertifikat. “Masih banyak yang tidak terdata dan tidak melapor. Terutama yang berada di kampung – kampung,” jelas Misdi kepada harian ini, kemarin (13/6). Menurutnya, hal tersebut harus diwaspadai masyarakat terkait pemilihan air minum untuk konsumsi.

Misdi menyatakan, pihaknya telah menyurati setiap kecamatan perihal sertifikasi DAM. Untuk mendapat Sertifikat Laik Sehat, pemilik DAM harus menjalani pemeriksaan kimiawi dan bakteriologis secara berkala. Sampel air yang diperiksa akan dikirim ke Laboratorium Kesehatan Provinsi untuk mendapatkan rekomendasi sertifikasi. “Kami terkendala dana. Biaya pemeriksaan dibebankan kepada pengusaha,” ucapnya.

Perihal sumber air, Misdi menganjurkan penggunaan sumur bor. Menurutnya, air PDAM, khususnya di kecamatan Melak dan Barong Tongkok, kualitasnya masih dipertanyakan. “Kadang airnya (PDAM, Red) sangat keruh,” katanya. 

DAM yang belum bersertifikat, menurut Misdi, akan segera ditindak. “Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) yang mengeluarkan izin usaha, dan juga camat,” tuturnya.

Terpisah, Pelaksana tugas Direktur PDAM Kubar Arifin Nanang mengatakan, khusus DAM yang menggunakan air PDAM, masih belum ditata dengan baik. Karena, pemilik DAM yang menggunakan air PDAM harus menggunakan tarif khusus. “Selama ini, mereka masih diberi tarif umum. Ke depan, akan kami atur lagi,” kata Arifin Nanang. (*/dwi/rud)

Sumber : Kaltim Post

Friday the 18th. Copyright © 2012 Anum Sendawar 2. All Rights Reserved
Powered by Gerry Paranda